Hasil Pertanian (padi, jagung, kacang, dan tembakau)
Desa
Ragung merupakan salah satu desa dari 6 desa yang terletak di Kecamatan Pengarengan,
Kabupaten Sampang, dengan
kondisi wilayah yang mayoritas penduduknya bermata
pencaharian pada sektor pertanian berupa padi, jagung, kacang serta tembakau
pada musim kemarau, akan tetapi masyarakat desa ragung dalam bercocok tanam
dengan keadaan hidrologi desa ragung yang sangat menggantungkan pada curah
hujan tidak menentu.
Desa
Ragung terdiri dari Sembilan Dusun yang masing-masing warga dusun memiliki mata
pencaharian yang berbeda ada yang bertani garam, tambak dan berocok tanam baik
padi, jagung, tembakau dan kacang-kacangan, sebagian dari petani bercocok tanam
dilahan mereka sendiri dan sebagian dari mereka juga bekerja dilahan orang
lain. Masyarakat desa ragung yang bermata pencaharian petani sebanyak 1696.
Dari
sembilan dusun yang berada di desa ragung terdapat enam dusun yang mata
pencahariannya bercocok tanam. Dusun yang masyarakatnya memiliki mata
pencaharian sebagai petani padi adalah Ragung Utara, sedangakan yang memiliki mata pencaharian sebagai petani
padi dan jagung adalah dusun Taman dan Dusun Tokotoh, sedangkan yang memiliki
mata pencaharian sebagai petani padi, jagung, tembakau adalah Dusun Capo dan
Kubu Timur.
Keadaan
iklim desa Ragung mempunyai 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan pada
waktu musim hujan masyarakat desa Ragung biasanya menanam padi, jagung, kacang
panjang dll. Akan tetapi dengan tidak menentunya musim seperti saat ini para
petani menjadi bingung karena pada biasanya pada bulan april samapai Oktober
terjadi musim kemarau dan pada November sampai bulan Maret ialah musim
penghujan. Dari keadaan iklim tersebut dapat disimpulkan bahwa petani di desa
ragung dalam bercocok tanam sangat menggantungkan pada curah hujan yang tidak
menentu dikarenakan kurangnnya sistem irigasi yang ada di desa Ragung karena
tidak adanya aliran sungai air tawar atau sumber air yang cukup.
Petani
di desa Ragung biasanya dalam menanam padi, dilakukan pada musim penghujan
karena dalam hal menanam padi dibutuhkan aliran air yang banyak sedangkan di
desa ragung sangat minim aliran air, Proses penanaman sampai dengan panen
memerlukan waktu 3-4 bulan. Berbeda dengan penanaman jagung dan tembakau, dalam
hal penanaman jagung dan tembakau biasanya dilakukan pada musim kemarau karena
dalam hal menanam jagung dan tembakau tidak memerlukan aliran air yang cukup
banyak, proses penanaman sampai pemanenan memerlukan waktu 3-4 bulan.
Tabel. 1Rata-Rata Hasil Produksi Komuditas Pertanian
Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.
No
|
Jenis
|
Penghasil
|
Musim tanam
|
Luas lahan
|
Produksi/Ha
|
Ket.
|
1
|
Padi
|
Ragung
Utar, Capo, Kubu Timur, Taman, Tokotoh, Gubbu
|
Musim
Hujan
(oktober-maret)
|
37,43
Ha
|
1.668,98 ton
|
Proses
penanaman padi dilakukan pada musim hujan dengan masa tanam 3-4 bulan.
|
2
|
Jagung
|
Capo,
Kubu Timur, Taman, Tokotoh, Gubbu
|
Musim
Kemarau
(april-september)
|
532
Ha
|
1120 ton
|
Proses
penanaman padi dilakukan pada musim kemarau dengan masa tanam 3-4 bulan.
|
3
|
Kacang
|
Kubu
Timur, Gubbu
|
Musim
Kemarau
(april-september)
|
118
Ha
|
230 ton
|
Proses
penanaman padi dilakukan pada musim kemarau dengan masa tanam 3-4 bulan.
|
4
|
Tembakau
|
Capo,
Kubu Timur
|
Musim
Kemarau
(april-september)
|
..........
|
...........
|
Proses
penanaman padi dilakukan pada musim kemarau dengan masa tanam 3-4 bulan.
Selain
itu proses jual-beli dari hasil pertembakauan dilakukan secara langsung di
areal persawahan sehingga sulit untuk dilakukan pencatatan hasil produksi
petani terbakau.
|
Catatan:
|
Musim
tanam dan hasil produksi komuditi pertanian di desa ragung pada dasarnya juga
dipengaruhi oleh iklim dan kondisi alam yang ada. Dalam beberapa tahun
terakhir ini petani kesulitan untuk menentukan jenis tanaman yang akan
ditanam dikarenakan tidak menentunya iklim dan kondisi alam, hal ini tentunya
juga turut berpengaruh pada hasil tanam dan pendapatan petani di desa ragung
dari hasil komoditi pertanian yang digeluti.
|
|||||
Dari
hasil produksi/panen komuditi pertanian yang ada, sebagian dari hasil pertanian
itu di gunakan untuk dikonsumsi/memenuhi kebutuhan sehari-hari petani dan
sebagain lagi dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya. Berikut adalah
kisaran harga hasil komoditi pertanian yang ada di Desa Ragung, Kecamatan
Pangarengan Kabupaten Sampang.
Tabel. 2 Daftar Harga Hasil Produksi Komoditi
Pertanian Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.
No
|
Jenis
|
Harga/Kg
|
Ket.
|
1
|
Padi
|
Rp.
9.000 s/d Rp. 10.000
|
Harga
bisa berubah seiring dengan pengaruh hasil produksi dan kegiatan ekspor impor
barang dari pemerintah.
|
2
|
Jagung
|
Rp.
3.500 s/d Rp. 4.000
|
|
3
|
Kacang
|
Rp.
10.000 s/d Rp.13.000
|
|
4
|
Tembakau
|
Rp.
25.000
|
Dilakukan
penjualan pada saat masih di sawah dengan sistem borongan (Nebbhes).
|
Catatan:
|
Tingginya
harga jual juga turut dipengaruhi oleh kualitas produksi dan tingginya
kebutuhan masyarakat terhadap komuditi hasil pertanian khususnya di Desa Ragung, Kecamatan
Pangarengan, Kabupaten Sampang.
|
||

Komentar
Posting Komentar